
Sumber media: Media Kreatif Unand LPK
LPK – Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF) Labor Penulisan Kreatif (LPK) Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Andalas menggelar kegiatan Bincang Karya di Lapangan Rektorat Universitas Andalas pada Selasa (2/6). Kegiatan yang berlangsung pukul 16.00–18.00 WIB ini terbuka untuk umum dan diikuti oleh anggota muda LPK serta mahasiswa lain yang tertarik pada sastra dan dunia kepenulisan.
Bincang Karya merupakan forum diskusi yang mempertemukan penulis dan pembaca untuk bertukar pandangan mengenai sebuah karya sastra. Pada kesempatan kali ini, peserta mendiskusikan dua karya yang ditulis oleh pengurus LPK, yakni cerpen “Aku Sebuah Buku” karya Wulan Darma Putri dan puisi “Ketenangan Apa yang Kau Cari” karya Delivia Nazwa Syafiariza. Jalannya diskusi dipandu oleh Mayang sebagai moderator.
Dalam sambutannya, moderator mengajak peserta untuk menjadikan forum tersebut sebagai ruang berbagi perspektif terhadap karya sastra. Suasana diskusi berlangsung santai dan terbuka sehingga peserta leluasa menyampaikan pandangan maupun interpretasi mereka terhadap karya yang dibahas.
Pembahasan puisi “Ketenangan Apa yang Kau Cari” dipantik oleh Maesa. Ia menyoroti bait “dan tawa yang terdengar demi sopan santun” yang menurutnya menjadi salah satu bagian paling menarik dalam puisi tersebut.
“Bait ini menggambarkan seseorang yang berada di tengah situasi yang menuntutnya untuk terus terlihat baik, ramah, dan menyenangkan. Tawa yang muncul bukan lagi karena bahagia, melainkan karena tuntutan sosial yang harus dipenuhi,” ujarnya.
Sementara itu, pembahasan cerpen “Aku Sebuah Buku” berangkat dari keunikan sudut pandang yang digunakan pengarang. Cerita tersebut menempatkan sebuah buku sebagai tokoh utama yang bercerita menggunakan sudut pandang orang pertama.
“Penggunaan benda mati sebagai sudut pandang orang pertama merupakan cara yang cerdas untuk menyampaikan cerita. Pembaca diajak melihat bagaimana sebuah buku bisa merasa takut, iri, atau bahagia seperti manusia,” ungkap Adela selaku pemantik diskusi.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan partisipasi aktif dari para peserta. Berbagai tanggapan dan perspektif disampaikan selama sesi berlangsung, baik terkait makna puisi “Ketenangan Apa yang Kau Cari” maupun isu-isu yang diangkat dalam cerpen “Aku Sebuah Buku”. Kehadiran peserta dari berbagai kalangan turut memperkaya pembahasan sehingga forum tidak hanya menjadi ruang apresiasi karya, tetapi juga wadah pertukaran gagasan dan pengalaman.
Melalui kegiatan ini, LPK FIB Unand berupaya menghadirkan ruang apresiasi sastra yang tidak hanya mempertemukan karya dengan pembacanya, tetapi juga membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat langsung dalam proses pemaknaan karya. Kegiatan Bincang Karya diharapkan dapat terus menjadi wadah diskusi yang mendorong tumbuhnya budaya literasi dan apresiasi sastra di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.


Leave a Reply